Penyakit Jantung adalah sebuah sebuah kondisi yang menyebabkan jantung tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Hal ini disebabkan karena otot jantung yang lemah (kelainan bawaan sejak lahir) dan atau adanya celah antara serambi kanan dan serambi kiri, oleh karena tidak sempurnanya pembentukan lapisan yang memisahkan antara kedua serambi saat penderita masih di dalam kandungan. Hal ini menyebabkan darah bersih dan darah kotor tercampur.
Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, anak kecil, orang tua, laki-laki maupun perempuan. Pada umumnya penyakit jantung timbul karena pola hidup yang kurang sehat sehingga memicu timbulnya penyakit ini, selain itu ada juga beberapa penyakit yang dapat berdampak pada kesehatan jantung pula.
Sedangkan Serangan Jantung adalah sebuah kondisi yang menyebabkan jantung sama sekali tidak berfungsi. Kondisi ini biasanya terjadi mendadak, dan sering disebut gagal jantung. Penyebab gagal jantung bervariasi, namun penyebab utamanya biasanya adalah terhambatnya suplai darah ke otot-otot jantung, oleh karena pembuluh-pembuluh darah yang biasanya mengalirkan darah ke otot-otot jantung tersebut tersumbat atau mengeras, entah oleh karena lemak dan kolesterol, ataupun oleh karena zat-zat kimia seperti penggunaan obat yang berlebihan yang mengandung Phenol Propano Alanin (ppa) yang banyak ditemui dalam obat-obat seperti Decolgen, dan nikotin.
Serangan jantung adalah gawat darurat. Beberapa menit pertama adalah sangat penting untuk keberlangsungan kehidupan penderita. Beberapa kerusakan akibat serangan jantung dapat diperbaiki pada jam pertama saja. Gejala yang utama serangan jantung adalah sakit yang sangat pada dada. Sakit bisa saja terjadi pada bahu, perut, dan rahang. Suatu serangan jantung selalu merusak otot jantung, tidak seperti angina pectoris.
Faktor-faktor resiko penyakit jantung:
1. Memasuki usia 45 tahun bagi pria.
Sangat penting bagi kaum pria untuk menyadari kerentanan mereka dan mengambil tindakan positif untuk mencegah datangnya penyakit jantung
2.Bagi wanita, memasuki usia 55 tahun atau mengalami menopause dini (sebagai akibat operasi).
Wanita mulai menyusul pria dalam hal risiko penyakit jantung setelah mengalami menopause
3.Riwayat penyakit jantung dalam keluarga.
Riwayat serangan jantung di dalam keluarga sering merupakan akibat dari profil kolesterol yang tidak normal
4.Diabetes.
Kebanyakan penderita diabetes meninggal bukanlah karena meningkatnya level gula darah, namun karena kondisi komplikasi jantung mereka
5.Merokok.
Resiko penyakit jantung dari merokok setara dengan 100 pon kelebihan berat badan - jadi tidak mungkin menyamakan keduanya
6.Tekanan darah tinggi (hipertensi)
7.Kegemukan (obesitas).
Obesitas tengah (perut buncit) adalah bentuk dari kegemukan. Walaupun semua orang gemuk cenderung memiliki risiko penyakit jantung, orang dengan obesitas tengah lebih-lebih lagi.
8.Gaya hidup buruk.
Gaya hidup yang buruk merupakan salah satu akar penyebab penyakit jantung - dan menggantinya dengan kegiatan fisik merupakan salah satu langkah paling radikal yang dapat diambil
9.Stress.
Banyak penelitian yang sudah menunjukkan bahwa, bila menghadapi situasi yang tegang, dapat terjadi arithmias jantung yang membahayakan jiwa
Hindari hal-hal yang dapat menyebabkan penyakit jantung diatas dengan pola hidup sehat.
Berikut ini beberapa gejala-gejala panyakit jantung yang harus kita ketahui:
1. Mudah LelahSatu lagi ciri ciri sakit
jantung yang pasti dialami oleh semua penderita sakit jantung, yaitu
mudah lelah. Kinerja jantung yang sudah tidak optimal lagi pasti
menyebabkan suplai darah yang kurang. Oleh karena itu tubuh lebih mudah
lelah dan menjadi lemah. Namun kondisi ini bisa Anda latih dengan cara
melakukan olahraga ringan secara rutin, menghindari stres, menghindari
kebiasaan merokok atau mengonsumsi minuman keras.
2. Sesak Nafas
Bila jantung anda kekurangan darah ini bermakna paru-paru anda
kekurangan oksigen. Paru-paru serta jantung yaitu dua organ badan yang
sama-sama tergantung keduanya. Bila paru-paru terganggu jadi tak perlu
saat lama manfaat jantung akan terganggu.
Sesak nafas yaitu satu diantara tanda-tanda serangan jantung. Bila anda
alami kesusahan bernafas baiknya selekasnya ke dokter untuk memeriksakan
diri karena ada peluang tak lama lagi masalah itu bakal merembet ke
organ jantung.
3. Lemas
Pembuluh arteri yang menyempit mengakibatkan organ badan terhalang
memperoleh konsumsi oksigen serta nutrisi yang dibawa lewat darah. Otot
badan tak memperoleh apa yang mereka perlukan untuk bekerja maksimal
mengakibatkan yaitu badan jadi lemas serta lemah.
Lemas serta lemah yaitu satu diantara tanda-tanda penyakit jantung yang
umum dirasa oleh pasien. Bila anda alami keadaan itu tanpa ada
penyebabnya yang tentu jadi ada peluang ini yaitu tanda-tanda awal
penyakit jantung koroner yang perlu selekasnya anda antisipasi.
4. Kepala pusing serta keringat dingin
Seperti diterangkan terlebih dulu, aliran darah tak lancar disebabkan
pembuluh darah menyempit mengakibatkan sisi badan seperti otak bakal
kekurangan oksigen. Tanda-tanda yang dirasa pasien yaitu pusing serta
sakit kepala serta keringat dingin.
5. Dada samping kiri sakit
Tanda-tanda serangan jantung yang paling umum dirasa pasien yaitu
perasaan tak nyaman pada dada samping kiri. Pasien umumnya melukiskan
perasaan itu seperti ditekan, terbakar atau tertekan. Pada umumnya
orang, rasa sakit bakal melebar hingga di lengan kiri.
6.Palpitasi
Palpitasi adalah gejala di mana
jantung sering berdebar-debar tidak beraturan. Mungkin kondisi ini bisa
terjadi saat seseorang sedang melakukan olahraga atau saat kelelahan.
Tapi yang perlu Anda waspadai adalah saat Anda mengalami ciri ciri
penyakit jantung lemah ini tanpa sebab yang pasti dan cukup sering.
Bahkan gejala ini juga bisa disertai dengan gejala penyakit yang
lainnya. Untuk memastikan apakah ini merupakan indikasi adanya penyakit
jantung atau penyakit lainnya, periksakan ke dokter secepatnya supaya
penanganannya pun bisa dilakukan dengan segera
No comments:
Post a Comment