Monday, June 15, 2015

Mitos Orang Tua Dulu Yang Masih Dipercaya Sampai Sekarang

Photo source www.pxleyes.com



Mitos adalah cerita rakyat yang menceritakan kisah berlatar masa lampau, mengandung penafsiran tentang alam semesta dan keberadaan makhluk di dalamnya, serta dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya.Kebanyakan mitos dikaitkan dengan hal berbau mistis seperti gaib dan ramalan umum yang sering terjadi, dikarenakan pada zaman dahulu teknologi masih kuno, tidak secanggih sekarang, sehingga untuk melarang anak-anak agar tidak melakukan yang dilarang atau menimbulkan bahaya, para orang tua akan menyelipkan cerita untuk menakut-nakuti anaknya agar tidak melakukan hal-hal yang tidak dikehendaki orang tua.

Seiring berjalannya waktu mitos-mitos ini akan menghilang atau tidak dipercayai lagi karna tidak sesuai dengan perkembangan nalar anak-anak sekarang yang sudah mengerti kenapa orang tua melarang tanpa harus dibumbui dengan cerita-cerita masa lalu. Contoh larangan masih kita ingat misalnya: Tidak boleh menduduki bantal agar tidak bisul, tentu saja tidak boleh bukan karna takut akan tumbuh bisul tetapi karena bantal dipergunakan untuk kepala sangat tidak sopan kalau diduduki.

Berikut beberapa contoh mitos yang biasa diucapkan para orang tua kita dulu:

1.Tidak boleh potong kuku malam

Pantangan ini dimaksudkan karena jaman dulu tidak ada pomotong kuku, jadi bisa menyebabkan jari bisa tersayat pisau ketika memotong kuku.

2.Jangan menyapu pada malam hari

Wajar jaman dulu hanya menggunakan lampu tempel sehingga penerangan agak remang-remang, dilarang menyapu pada malam hari dimaksudkan untuk menghindari ada benda atau barang berharga kita yang terjatuh di lantai dan terbuang bersama sampah.

3.Dilarang duduk di depan pintu ketika makan (akan mengurangi rejeki)

Larangan ini masuk akal karena ketika kita makan di depan pintu akan menghalangi orang lain keluar masuk pintu

4. Dilarang keluar rumah ketika senja ( setan mulai keluar dari persembunyiannya)

Ketika kita kecil dulu rumah masih sangat jarang-jarang, tidak ada penerangan jalan raya karena belum ada PLN. Larangan ini dimaksudkan agar kita terhindar dari bahaya misal digigit ular atau binatang lainnya.

5.Dilarang menduduki bantal (bisa menyebabkan bisul)

Ada beberapa daerah seperti Bali, yang menganggap bantal posisinya sangat dihargai jadi pantangan buat kita untuk menduduki bantal karena memang di khususkan untuk kepala.

6.Jangan makan di tempat tidur (nanti jodohnya pemalas)

Alasannya jelas jika makan di tempat tidur akan menyebabkan sprei kotor dan juga bisa mendatangkan semut 

7.Jangan menyisakan nasi atau membuang-buang nasi (nanti nasinya menangis)

Larangan ini juga biasanya ditujukan pada anak kecil yang susah sekali di suruh makan. Pastinya alasan ini dijadikan bahan untuk menakut-nakuti anak, bahwa jika makan nasi tidak habis maka nasinya bisa nangis. Dan biasanya anak kecil akan takut jika nasi akan menangis disebabkan ulahnya yang tidak mau makan. Dan larangan ini juga sangat baik sebagai media mendidik agar anak menghargai makanan.

8.Jangan foto bertiga (nanti yang di tengah akan terlebih dahulu pergi jauh)

Mitos ini masih kita dengar sampai sekarang, sepertinya ini mitos baru karena jaman dulu mana ada kamera? Tapi sampai saat ini saya belum bisa menjelaskan alasannya. Kalau rekan-rekan tau alasannya bisa posting di kolom komentar.

 9.Kebiasaan bersiul diwaktu malam ( bisa menyebabkan mahluk halus datang)

Jaman dulu waktu tidur kita lebih awal ketimbang jaman sekarang, oleh karena dulu tidak ada hiburan sehingga jam 8-9 kita sekeluarga sudah tertidur. Larangan ini dimaksudkan agar tidak menggangu orang lain ketika tidur dengan suara siulan.

10.Dilarang memukul pantat gadis (membuat si-gadis nanti kalau menikah tidak bisa memasak)

Sebenarnya tidak ada hubungannya tidak bisa memasak dengan memukul pantat, hal tersebut dilarang karena tidak boleh menyakiti apalagi memukul dibagian yang dianggap tidak sopan.

11. Menabrak kucing (akan terkena sial)

Buat tikus mitos ini tidak adil, gimana mungkin tikus yang sering terlidas kendaraan hingga usus terburai tidak ada yang mengasihani, bahkan musuh tikus, kucing malah dibuatkan mitos agar tidak disakiti apalagi dibunuh.
Jadi secara kemanusian saja kenapa kita tidak boleh menabrak binatang seperti kucing.

12. Burung gagak berbunyi (ada keluarga yang meninggal)

Bagaimana mungkin gagak tau semua keluarga kita, apalagi sampai sempat-sempat memberi kode bahwa sanak keluarga kita ada yang meninggal, kira-kira ada tidak yang bisa menjelaskan mitos ini?

Demikian beberapa mitos, cerita dan pantangan turun menurun dari jaman dahulu dan masih dipercaya hingga sekarang. Tergantung kita menggunakan akal sehat untuk menyikapinya.  

No comments:

Post a Comment